Tuesday, 14 January 2014

Cara Mudah Hasilkan Uang Lewat Facebook

http://www.tekanini.com/sdidi2011Cara Mudah Hasilkan Uang Lewat Facebook - Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit menulis atau menjelaskan tentang cara mendapatkan uang di internet lewat facebook untuk pemula, mungkin bagi kebanyakan orang atau pengguna internet menginginkan suatu pendapatan melalui internet saya pikir banyak yang berfikiran seperti itu namun terkadang bagi kebanyakan pemula merasa bingung mau memulainya dari mana dan saya pun demikian seperti itu saya waktu itu merasa bingung dan bertanya-tanya apa benar kita berinternet dapat menghasilkan pendapatan atau yahh setidak nya menambah-nambah uang saku dan ternyata rasa penasaran itu membuat saya mencari-cari informasi apakah benar dengan berinternet bisa membuat kita mendapatkan uang dan setelah saya cari ternyata banyak sekali pengetahuan bagaimana berpenghasilan melalui internet,berpenghasilan sangat kecil ,kecil,lumayan besar dan sangat besar bahkan kita bisa sukses dengan kita berinternet saja, namun dengan beberapa catatan kita tau terlebih dahulu bagaimana kita bisa memulai
dan bisa melakukan nya dan ini semua perlu pengetahuan yang tidak mudah kita cari, yang terkadang kita harus membeli suatu informasi yang di mana menjelaskan suatu jalan atau tips dan trik kita bisa sukses melalui internet, saya sendiri sebelum mengetahui dunia internet yang bisa menghasilkan uang saya mencoba untuk membeli suatu produk yang di situ menjelaskan tentang beberapa cara berpenghasilan melalu internet dan ternyata harga dari ilmu tersebut tidak kalah manfaat nya dengan biaya kita bersekolah selama beberapa tahun namun jika ilmu tidak di barengi dengan usaha saya rasa akan sia-sia saja.
nah mungkin anda hobi atau ahli nya membuat sebuah informasi yang bisa bermanfaat untuk orang banyak, kenapa anda tidak jual saja informasi anda yang bermanfaat itu, mungkin dengan cara anda menyusun suatu Ebook yang isi nya suatu keahlian anda dan tips anda untuk orang yang membutuhkan dan anda bisa pasang tarif di situ ,contoh nya anda hoby sepak bola dan anda berbakat di bidang itu coba saja buat tips dan trik melalui Ebook beserta link download nya dan anda bisa promosi lewat blog/web atau bahkan anda bisa berpromosi di facebook namun saya rasa cara ini sangat sulit untuk di lakukan karena membutuhkan keahlian dan pengetahuan namun tenang saja ada cara yang lebih mudah anda bisa berpenghasilan hanya melalui facebook tanpa mempunyai blog/web sekalipun dan seperti tema yang telah di tuliskan di atas CARA MUDAH MENGHASILKAN UANG LEWAT FACEBOOK cara nya adalah melalui program BLAK-BLAKKAN program ini sangat mudah untuk di jalan kan dan kita bisa berpromosi di facebook sangat cocok sekali yang suka atau sering facebook kan dan akan besar kesempatan nya anda bisa berhasil  untuk info lebih lanjutnya silahkan anda masuk di BLAK-BLAKAN jika sudah silahkan anda pelajari terlebih dahulu dan langsung anda bisa untuk memulai, tunggu apa lagi silahkan anda daftar di sana.
Mungkin ini cara yang lebih mudah dan cukup menguntungkan bagi anda yang ingin memulai belajar bagaimana mencari uang lewat internet khusus nya lewat facebook
Mungkin hanya itu saja yang saya bisa sampaikan pada anda semua semoga bermanfaat dan terimakasih atas perhatian anda.

SALAM SUKSES

Daftar Isi Blog Melayang

Daftar Isi Blog Melayang - Widget daftar isi yang melayang ini berguna untuk memudahkan para pengunjung untuk menelusuri seluruh artikel di dalam blog kita dengan cara yang menyenangkan. Jadi mereka tidak harus bersusah payah membolak-balik ke halaman postingan lama kita, berkali-kali menunggu untuk proses loading,jika yang memakai modem lelet tentunya niat mereka semula untuk sekedar melihat judul-judulnya saja jadinya batal. 
 Cara Membuat Daftar Isi Blog Melayang Otomatis


Maka dari itu kita menyajikan menu khusus untuk memudahkan bagi mereka yang berkeinginan melihat-lihat judulnya saja, terlebih jika kebetulan dalam daftar isi tadi ada yang menarik bagi mereka untuk dibaca atau sedang mereka cari-cari, lumayan kan menambah traffic postingan blog.

Nah berikut langkah-langkahnya:
  • Masuk ke dashboard blogger
  • Pilih tata letak => tambahkan gadget => HTML/javascript
  • Kemudian masukkan kode berikut:
<style type="text/css">
#gc{
    position:  fixed; 
    left:      300px; 
    z-index:   +1000; 
    padding:   5px 15px;}
* html #gc{
    position:  relative;}
.gctab{
    height:    0px; 
    width:     500px; 
    float:     center; 
    cursor:    pointer; 
    background:url(blog-bg.pnf);} 
.gccontent{
    float:           center; 
    background:      #fff; 
    border-right:    2px solid red; 
    border-bottom:   2px solid red; 
    border-top:      2px solid red; 
    border-left:     2px solid red; 
    -moz-box-shadow: 0 10px 10px #AFE137; 
    -moz-border-radius-topleft:    1px; 
    -moz-border-radius-topright:   1px; 
    -moz-border-radius-bottomleft: 1px; 
    -moz-border-radius-bottomright:1px; 
    padding:  10px;} 
</style>
<script type="text/javascript"> function showHidegc(){
    var gc  = document.getElementById("gc"); 
    var w   = gc.offsetWidth; gc.opened ? movegc(0, 1500-w) : movegc(1500-w, 0);gc.opened = !gc.opened;} function movegc(x0, xf){
    var gc  = document.getElementById("gc");
    var dx  = Math.abs(x0-xf) > 25 ? 35 : 1;
    var dir = xf>x0 ? 1 : -1; 
    var x = x0 + dx * dir; gc.style.top = x.toString() + "px";
    if(x0!=xf){setTimeout("movegc("+x+", "+xf+")", 10);} }
</script> 
<div style="top: 981px;" id="gc">
<div class="gctab" onclick="showHidegc()">
</div>
<div class="gccontent"> <span style="color: rgc(102, 0, 0);">
<!-- Mulai Daftar Isi -->
<div style="border: 0px solid #000000; height: 400px; overflow: auto; padding: 5px; width: auto;">
<script src=" http://hendric-simarmata.googlecode.com/files/daftar_isi_otomatis_muncul.js "></script>
<script src="http://athallahrajungan.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=999&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc"></script>
</div>
</span></div>
<!-- Selesai Daftar Isi-->
<center><a href="javascript:void(0);" onclick="showHidegc()"><input class="close" type="button" value="Close
" /></a>
</center></div>
<script type="text/javascript"> var gc = document.getElementById("gc"); gc.style.top = (-400-gc.offsetWidth).toString() + "px"; </script>
<a style="position:fixed;bottom:0px;left:0px;" class="west" href="javascript:void(0);" onclick="showHidegc()" title="Daftar Isi Blogku"><img src="http://lh3.googleusercontent.com/-pjqiWiH3b_k/UOllC0V-9QI/AAAAAAAAAmo/2Azt3WS36Tk/s800/icon-buku.png" />
</a>
catatan:
  • untuk kode berwarna biru merupakan tata letak, lebar border, dan warna border, silahkan diedit sendiri sesuai dengan kebutuhan
  • untuk kode berwarna hijau silahkan diganti dengan URL blog kamu
  • untuk kode berwarna orange merupakan kalimat yang muncul saat tombol daftar isinya disorot dengan kursor, silahkan diedit sendiri sesuai keinginan
  • untuk kode berwarna kuning adalah alamat URL gambarnya, jika kamu punya gambar lain yang lebih menarik silahkan diganti
Oke, silahkan langsung di coba, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih

Saturday, 11 January 2014

KISAH PERLAWANAN ANTARA SEORANG LELAKI DAN IBLIS

KISAH PERLAWANAN ANTARA SEORANG LELAKI DAN IBLIS
Suami isteri itu hidup tenteram mula-mula. Meskipun melarat, mereka taat kepada perintah Tuhan. Segala yang dilarang Allah s.w.t. dihindari, dan ibadah mereka tekun sekali. Si Suami adalah seorang yang alim yang taqwa dan tawakkal. Tetapi sudah beberapa lama isterinya mengeluh terhadap kemiskinan yang tiada habis-habisnya itu. Ia memaksa suaminya agar mencari jalan keluar. Ia membayangkan alangkah senangnya hidup jika segala-galanya serba cukup. Pada suatu hari, lelaki yang alim itu berangkat ke ibu kota, mahu mencari pekerjaan. Di tengah perjalanan is melihat sebatang pohon besar yang tengah dikerumuni orang. Ia mendekat. Ternyata orang-orang itu sedang memuja-muja pohon yang konon keramat dan sakti itu. Banyak juga kaum wanita dan pedagang-pedagang yang meminta-minta agar suami mereka setia atau dagangnya laris.

"Ini syirik," fikir lelaki yang alim tadi. "Ini harus dibanteras habis. Masyarakat tidak boleh dibiarkan menyembah serta meminta selain Allah s.w.t.." Maka pulanglah dia terburu. Isterinya hairan, mengapa secepat itu suaminya kembali. Lebih hairan lagi waktu dilihatnya si suami mengambil sebilah kapak yang diasahnya tajam. Lantas lelaki alim tadi bergegas keluar. Isterinya bertanya tetapi ia tidak menjawab. Segera dinaiki keldainya dan dipacu cepat-cepat ke pohon itu. Sebelum sampai di tempat pohon itu berdiri, tiba-tiba melompat sesusuk tubuh tinggi besar dan hitam. Dia adalah iblis laknatullah yang menyerupai sebagai manusia.

"Hai, mahu ke mana kamu?" tanya si iblis laknatullah. Orang alim tersebut menjawab, "Saya mahu menuju ke pohon yang disembah-sembah orang bagaikan menyembah Allah s.w.t.. Saya sudah berjanji kepada Allah s.w.t. akan menebang roboh pohon syirik itu." "Kamu tidak ada apa-apa hubungan dengan pohon itu. Yang penting kamu tidak ikut-ikutan syirik seperti mereka. Sudah pulang sahaja." "Tidak boleh, kemungkaran mesti dibanteras," jawab si alim bersikap tegas.
"Berhenti, jangan teruskan!" bentak iblis laknatullah marah. "Akan saya teruskan!" 
Kerana masing-masing tegas pada pendirian, akhirnya terjadilah perkelahian antara orang alim tadi dengan iblis laknatullah. Kalau melihat perbezaan badannya, seharusnya orang alim itu dengan mudah boleh dibinasakan. Namun ternyata iblis laknatullah menyerah kalah, meminta-minta ampun. Kemudian dengan berdiri menahan kesakita dia berkata, "Tuan, maafkanlah kekasaran saya. Saya tak akan berani lagi mengganggu tuan. Sekarang pulanglah. Saya berjanji, setiap pagi, apabila Tuan selesai menunaikan sembahyang Subuh, di bawah tikar sembahyang Tuan saya sediakan wang emas empat dinar. Pulang saja berburu, jangan teruskan niat Tuan itu dulu,"

Mendengar janji iblis laknatullah dengan wang emas empat dinar itu, lunturlah kekerasan tekad si alim tadi. Ia teringatkan isterinya yang hidup tidak berkecukupan. Ia teringat akan saban hari rungutan isterinya. Setiap pagi empat dinar, dalam sebulan sahaja dia sudah boleh menjadi orang kaya. Mengingatkan desakan-desakan isterinya itu maka pulanglah dia. Patah niatnya semula hendak membanteras kemungkaran. 
Demikianlah, semejak pagi itu isterinya tidak pernah marah lagi. Hari pertama, ketika si alim selesai sembahyang, dibukanya tikar sembahyangnya. Betul di situ tergolek empat benda berkilat, empat dinar wang emas. Dia meloncat riang, isterinya gembira. Begitu juga hari yang kedua. Empat dinar emas. Ketika pada hari yang ketiga, matahari mulai terbit dan dia membuka tikar sembahyang, masih didapatinya wang itu. Tapi pada hari keempat dia mulai kecewa. Di bawah tikar sembahyangnya tidak ada apa-apa lagi keculai tikar pandan yang rapuh. Isterinya mulai marah kerana wang yang kelmarin sudah dihabiskan sama sekali.

Si alim dengan lesu menjawab, "Jangan khuatir, esok barangkali kita bakal dapat lapan dinar sekaligus." Keesokkan harinya, harap-harap cemas suami-isteri itu bangun pagi-pagi. Selesai sembahyang dibuka tikar sejadahnya kosong. "Kurang ajar. Penipu," teriak si isteri. "Ambil kapak, tebanglah pohon itu." "Ya, memang dia telah menipuku. Akan aku habiskan pohon itu semuanya hingga ke ranting dan daun-daunnya," sahut si alim itu. Maka segera ia mengeluarkan keldainya. Sambil membawa kapak yang tajam dia memacu keldainya menuju ke arah pohon yang syirik itu. Di tengah jalan iblis laknatullah yang berbadan tinggi besar tersebut sudah menghalang. Katanya menyorot tajam, "Mahu ke mana kamu?" herdiknya menggegar.

"Mahu menebang pohon," jawab si alim dengan gagah berani. "Berhenti, jangan lanjutkan." larang si iblis laknatullah "Bagaimanapun juga tidak boleh, sebelum pohon itu tumbang." jawab lelaki itu.
Maka terjadilah kembali perkelahian yang hebat. Tetapi kali ini bukan iblis laknatullah yang kalah, tapi si alim yang terkulai. Dalam kesakitan, si alim tadi bertanya penuh hairan, "Dengan kekuatan apa engkau dapat mengalahkan saya, padahal dulu engkau tidak berdaya sama sekali?" Iblis laknatullah itu dengan angkuh menjawab, "Tentu sahaja engkau dahulu boleh menang, kerana waktu itu engkau keluar rumah untuk Allah, demi Allah. Andaikata kukumpulkan seluruh belantaraku menyerangmu sekalipun, aku takkan mampu mengalahkanmu. Sekarang kamu keluar dari rumah hanya kerana tidak ada wang di bawah tikar sejadahmu. Maka biarpun kau keluarkan seluruh kebolehanmu, tidak mungkin kamu mampun menjatuhkan aku. Pulang saja. Kalau tidak, kupatahkan nanti batang lehermu."

Mendengar penjelasan iblis laknatullah ini si alim tadi termangu-mangu. Ia merasa bersalah, dan niatnya memang sudah tidak ikhlas kerana Allah s.w.t. lagi. Dengan terhuyung-hayang ia pulang ke rumahnya. Dibatalkan niat semula untuk menebang pohon itu. Ia sedar bahawa perjuangannya yang sekarang adalah tanpa keikhlasan kerana Allah s.w.t., dan ia sedar perjuangan yang semacam itu tidak akan menghasilkan apa-apa selain dari kesiaan yang berlanjutan. Sebab tujuannya adalah kerana harta benda, mengatasi keutamaan Allah s.w.t. dan agama. Bukankah bererti ia menyalahgunakan agama untuk kepentingan hawa nafsu semata-mata ?

"Barangsiapa di antaramu melihat sesuatu kemungkaran, hendaklah (berusaha) memperbaikinya dengan tangannya (kekuasaan), bila tidak mungkin hendaklah berusaha memperbaikinya dengan lidahnya (nasihat), bila tidak mungkin pula, hendaklah mengingkari dengan hatinya (tinggalkan). Itulah selemah-lemah iman."
Hadith Riwayat Muslim

RAHASIA KHUSYUK DALAM SEMBAHYANG

RAHASIA KHUSYUK DALAM SEMBAHYANG
Seorang ahli ibadah bernama Isam bin Yusuf, dia sangat warak dan sangat khusyuk solatnya. Namun dia selalu khuatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasakan kurang khusyuk.
Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Isam dan bertanya : "Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan solat?" Hatim berkata : "Apabila masuk waktu solat aku berwudhu' zahir dan batin."

Isam bertanya, "Bagaimana wudhu' zahir dan batin itu?" Hatim berkata, "Wudhu' zahir sebagaimana biasa, iaitu membasuh semua anggota wudhu' dengan air. Sementara wudhu' batin ialah membasuh anggota dengan tujuh perkara :-

1. Bertaubat

2. Menyesali dosa yang dilakukan

3. Tidak tergila-gilakan dunia

4. Tidak mencari / mengharap pujian orang (riya')

5. Tinggalkan sifat berbangga

6. Tinggalkan sifat khianat dan menipu

7. Meninggalkan sifat dengki 


Seterusnya Hatim berkata, "Kemudian aku pergi ke masjid, aku kemaskan semua anggotaku dan menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan dan aku bayangkan Allah s.w.t. ada di hadapanku, syurga di sebelah kananku, neraka di sebelah kiriku, malaikat maut berada di belakangku, dan aku bayangkan pula bahawa aku seolah-olah berdiri di atas titian 'Sirratul Mustaqim' dan aku menganggap bahawa solatku kali ini adalah solat terakhirku, kemudian aku berniat dan bertakbir dengan baik.

Setiap bacaan dan doa dalam solat kufaham maknanya, kemudian aku ruku' dan sujud dengan tawadhu', aku bertasyahhud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas. Beginilah aku bersolat selama 30 tahun." Apabila Isam mendengar, menangislah dia kerana membayangkan ibadahnya yang kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim.

LIMA BELAS BUKTI KEIMANAN

LIMA BELAS BUKTI KEIMANAN
Al-Hakim meriwayatkan Alqamah bin Haris r.a berkata, aku datang kepada Rasulullah s.a.w dengan tujuh orang dari kaumku. Kemudian setelah kami beri salam dan beliau tertarik sehingga beliau bertanya, "Siapakah kamu ini?" Jawab kami, "Kami adalah orang beriman." Kemudian baginda bertanya, "Setiap perkataan ada buktinya, apakah bukti keimanan kamu ?" Jawab kami, "Buktinya ada lima belas perkara. Lima perkara yang engkau perintahkan kepada kami, lima perkara yang diperintahkan oleh utusanmu kepada kami dan lima perkara yang kami terbiasakan sejak zaman jahiliyyah ?"

Tanya Rasulullah s.a.w, "Apakah lima perkara yang aku perintahkan kepada kamu itu ?" Jawab mereka, "Kamu telah perintahkan kami untuk beriman kepadaAllah s.w.t., percaya kepada Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, percaya kepada takdir Allah s.w.t. yang baik mahupun yang buruk." Selanjutnya tanya Rasulullah s.a.w "Apakah lima perkara yang diperintahkan oleh para utusanku itu ?" Jawab mereka, "Kami diperintahkan oleh para utusanmu untuk bersaksi bahawa tidak ada Tuhan selain Allah dan engkau adalah utusan Allah, hendaknya kami mendirikan solat wajib, mengerjakan puasa di bulan Ramadhan, menunaikan zakat dan berhaji bila mampu."

Tanya Rasulullah s.a.w selanjutnya, "Apakah lima perkara yang kamu masih terbiasakan sejak zaman jahiliyyah ?" Jawab mereka, "Bersyukur di waktu senang, bersabar di waktu kesusahan, berani di waktu perang, redha pada waktu kena ujian dan tidak merasa gembira dengan sesuatu musibah yang menimpa pada musuh." Mendengar ucapan mereka yang amat menarik ini, maka Rasulullah s.a.w berkata, "Sungguh kamu ini termasuk di dalam kaum yang amat pandai sekali dalam agama mahupun dalam tatacara berbicara, hampir sahaja kamu ini serupa dengan para Nabi dengan segala macam yang kamu katakan tadi."

Kemudian Rasulullah s.a.w selanjutnya, "Mahukah kamu aku tunjukkan kepada lima perkara amalan yang akan menyempurnakan dari yang kamu punyai ? 
Janganlah kamu mengumpulkan sesuatu yang tidak akan kamu makan. 
Janganlah kamu mendirikan rumah yang tidak akan kamu tempati. 
Janganlah kamu berlumba-lumba dalam sesuatu yang bakal kamu tinggalkan, 
Berusahalah untuk mencari bekal ke dalam akhirat."

KUBUR BERKATA-KATA

KUBUR BERKATA-KATA
Dikisahkan bahawa sewaktu Fatimah r.a. meninggal dunia maka jenazahnya telah diusung oleh 4 orang, antara :-

1. Ali bin Abi Talib (suami Fatimah r.a)
2. Hasan (anak Fatima r.a)
3. Husin (anak Faimah r.a)
4. Abu Dzafrrin Al-Ghifary r.a

Sewaktu jenazah Fatimah r.a diletakkan di tepi kubur maka Abu Dzafrrin Al-Ghifary r.a berkata kepada kubur, "Wahai kubur, tahukah kamu jenazah siapakah yang kami bawakan kepada kamu ? Jenazah yang kami bawa ini adalah Siti Fatimah az-Zahra, anak Rasulullah s.a.w."
Maka berkata kubur, "Aku bukannya tempat bagi mereka yang berdarjat atau orang yang bernasab, adapun aku adalah tempat amal soleh, orang yang banyak amalnya maka dia akan selamat dariku, tetapi kalau orang itu tidak beramal soleh maka dia tidak akan terlepas dari aku (akan aku layan dia dengan seburuk-buruknya)."

Abu Laits as-Samarqandi berkata kalau seseorang itu hendak selamat dari siksa kubur hendaklah melazimkan empat perkara semuanya :-

1. Hendaklah ia menjaga solatnya
2. Hendaklah dia bersedekah
3. Hendaklah dia membaca al-Quran
4. Hendaklah dia memperbanyakkan membaca tasbih kerana dengan memperbanyakkan membaca tasbih, ia akan dapat menyinari kubur dan melapangkannya.

Adapun empat perkara yang harus dijauhi ialah :-

1. Jangan berdusta
2. Jangan mengkhianat
3. Jangan mengadu-domba (jangan suka mencucuk sana cucuk sini)
4. Jangan kencing sambil berdiri

Rasulullah s.a.w. telah bersabda yang bermaksud, "Bersucilah kamu semua dari kencing, kerana sesungguhnya kebanyakan siksa kubur itu berpunca dari kencing." 
Seseorang itu tidak dijamin akan terlepas dari segala macam siksaan dalam kubur, walaupun ia seorang alim ulama' atau seorang anak yang bapanya sangat dekat dengan Allah s.w.t.. Sebaliknya kubur itu tidak memandang adakah orang itu orang miskin, orang kaya, orang berkedudukan tinggi atau sebagainya, kubur akan melayan seseorang itu mengikut amal soleh yang telah dilakukan sewaktu hidupnya di dunia ini.

Jangan sekali-kali kita berfikir bahawa kita akan dapat menjawab setiap soalan yang dikemukakan oleh dua malaikat Mungkar dan Nakir dengan cara kita menghafal. Pada hari ini kalau kita berkata kepada saudara kita yang jahil takutlah kamu kepada Allah s.w.t. dan takutlah kamu kepada soalan yang akan dikemukakan ke atas kamu oleh malaikat Mungkar dan Nakir, maka mereka mungkin akan menjawab, "Ah mudah sahaja, aku boleh menghafal untuk menjawabnya."
Itu adalah kata-kata orang yang tidak berfikiran. Seseorang itu tidak akan dapat menjawab setiap soalan di alam kubur jikalau dia tidak mengamalkannya sebab yang akan menjawab ialah amalnya sendiri. Sekiranya dia rajin membaca al-Quran, maka al-Quran itu akan membelanya dan begitu juga seterusnya.

Friday, 10 January 2014

Kisah-Kisah Teladan

"Kisah-Kisah Teladan Islami Penuh Hikmah"
Maafkan Aku Istriku, Ujian Itu Seharusnya Membuat Aku Lebih Sabar

Ini adalah kisah tentang sepasang suami istri, yang dalam bahtera rumah tangga tersebut, Allah memberikan ujian dengan belum hadirnya buah hati ditengah- tengah kehidupan mereka. Semoga menjadi hikmah bagi kita semua, bahwa ujian adalah memang bagian dari kehidupan yang seharusnya membentuk kita agar menjadi pribadi yang lebih sabar.

Alkisah, suatu hari seorang suami yang setelah pulang dari bekerja, mendapati rumahnya kosong tidak berpenghuni. Istrinya tidak berada dirumah kala itu.

Entah mengapa, tiba- tiba seketika itu, meledaklah emosinya. Hal ini semakin bertambah, apalagi setelah melihat istrinya yang tiba- tiba muncul dari balik pintu.

Berkatalah sang suami dengan kemarahannya yang sangat, " Dari mana saja kau?, aku capek pulang kerja kau malah kelayapan di luar "

Si istri tersenyum, dia berniat menjawab pertanyaan suaminya untuk memberikan penjelasan, namun tiba- tiba lehernya terasa seperti tercekik. Sang suami menarik jilbab panjang yang dipakainya hingga nyaris sobek. Dan seketika itu pula si istri terjatuh di tanah.

Sejenak sang istri menghela nafas, dan tak terasa air matanya jatuh. Tapi ditahannya mulutnya sendiri agar tidak mengucapkan sesuatu yang membuat kemarahan suaminya semakin menjadi- jadi.

" Aku akan membuatkan air hangat untuk kau mandi, suamiku" kata sang istri sambil menyeka air matanya dan mencoba berdiri.

" Tidak usah!" Jawab sang suami dengan keras.

" Semakin lama, aku bosan dengan keadaan seperti ini. Aku ingin anak darimu, tapi mengapa kau malah mandul. Dasar istri tidak berguna!" Lanjut suaminya dengan sangat marah.

" Maaf" jawab si istri pelan.

" Sudahlah! tidak ada gunanya kau minta maaf. Kau ku ceraikan saat ini juga. Aku ingin wanita yang bisa memberiku anak" Jawab suaminya.

Sang istri rasanya seperti tersambar petir, ketika suaminya mengatakan kata cerai yang begitu tanpa beban keluar dari mulutnya. Dia benar- benar tak habis pikir, mengapa suaminya begitu sangat tega kepadanya, bahkan sebelum dia memberikan penjelasan tentang apa yang dilakukannya tadi di luar.

Dia pun bertanya pada dirinya sendiri, mengapa setelah bertahun- tahun mereka menikah, dan dengan sepenuh hati dia telah melayani suaminya, namun dalam hitungan detik saja, suaminya telah tega menceraikannya.

Sang istri terus memohon kepada suaminya agar tidak menceraikannya, namun suaminya bahkan semakin lagi dan lagi dalam mengucapkan kata cerai bahkan sampai 3 kali. Setelah itu, di usirlah sang istri dari rumahnya.

Keesokan harinya, datanglah seorang ibu tua yang ingin bertamu hendak menemui sang istri. Suaminya hanya menjawab singkat kalau sang istri sudah tidak menghuni rumah tersebut. Si ibu tua kemudian minta ijin menjelaskan sebentar tentang maksud kedatangannya kali ini. Dia berkata bahwa dia ingin melanjutkan pembicaraan yang terpotong di hari sebelumnya tentang niat sang istri tersebut untuk melamar putrinya tersebut untuk menjadi istri kedua bagi suaminya.

Mendengar hal itu, Sang suami benar- benar terkejut dan tidak menyangka,

" Benarkah itu? " tanyanya pendek

" Ya, dia bilang dia ingin menyenangkanmu dengan memberikanmu istri yang baru, agar kau beroleh keturunan. Namun dia tergesa- gesa pulang, karena teringat pada jam itu kau pasti sudah pulang, dan dia sangat ingin menyiapkan kebutuhanmu di rumah" Jawab si ibu menjelaskan

Si suami tidak bisa berkata apa- apa lagi. Rasanya tercekat tenggorokannya untuk mengeluarkan bahkan hanya untuk sebuah kata. Dia tidak menyangka, bahwa sang istri telah begitu luas hatinya demi kebahagiaannnya. Namun dia balas semua itu dengan kata thalak 3 yang dengan mudah terlontar untuknya begitu saja, kemarin.

Akhirnya...

Dengan perasaan penuh sesal, sang suami terus melanjutkan hidup.

Dan kali ini episode hidupnya telah sampai pada sebuah pernikahannya yang kedua. Dia menikahi anak dari ibu tua tersebut.

Setelah setahun berlalu, merekapun ternyata belum kunjung dikaruniai seorang anak. Terbersit keinginan sang suami untuk memperoleh keterangan tentang kesehatannya kepada seorang dokter. Setelah beberapa hari, diperoleh keterangan ternyata bahwa dialah yang mandul.

Seketika, muncullah kembali bayangan istrinya terdahulu yang begitu sholihah, sangat pengertian, serta sabar menerima keadaan. Hal apapun dihadapi istrinya itu dengan ikhlas tanpa keluhan, walaupun batin sang istri sendiri sering disakiti oleh perangai suaminya yang mudah marah dan sering kali memukulnya.

Rasa penyesalan dan sedih berkepanjangan semakin menyeruak dalam benak sang suami saat itu. Dia merasa bahwa ini adalah hukuman dari Allah karena telah menyia- nyiakan istrinya yang terdahulu yang telah dengan setia menemaninya bertahun- tahun. Bertahun- tahun pula dia menuduh bahwa sang istri yang bermasalah karena tidak bisa mengandung seorang anak. Namun, ternyata kini semua telah jelas, bahwa dialah justru yang "bermasalah".

Dan kini, tidak tersisa apapun baginya kecuali penyesalan yang sangat. Dalam sedih dia berjanji pada dirinya sendiri untuk selalu menghormati istrinya, dan tidak akan dengan gampang mengumbar amarah kepada istrinya kembali, terutama dengan tindakan yang begitu ringannya dia mengobral kata cerai bagi pasangan hidupnya.