Showing posts with label Peluang Usaha. Show all posts
Showing posts with label Peluang Usaha. Show all posts

Saturday, 28 February 2015

Resep Pisang Penyet


Resep Pisang Penyet



Sebagai finishing touchnya, ada yg menyukai disiram dgn cairan gula merah yg dicampur dgn duren, atau parutan keju, fav nya anak2 saya.
Tapi yg biasa saya beli di Bandung biasanya cukup ditaburi gula halus.

Bahan: 
Pisang tanduk
Margarine
Gula halus
Keju parut

Cara membuat: 
Penyet2 pisang pelan2 sampai permukaannya cukup rata (saya menggunakan pisau yg permukannya lebar).
Sementara itu cairkan margarine (gak perlu banyak, cukup 2-3 sdm) di atas wajan, kemudian goreng pisang sampai kecoklatan.
Pakai api kecil agar pisang banar2 matang.
Tiriskan pisang yg telah digoreng dgn paper towel, kalau perlu penyet lg sedikit agar margarine nya terserap.
Hidangkan hangat bersama parutan keju atau gula halus.

Sumber: pbase.com/archiaston

Resep Kue Pisang Molen Cokelat

Dari sedikit bahan dan mudah pembuatannya anda dapat membuat pisang molen untuk anak-anak kita dengan rasa cokelat yang pastinya banyak disukai anak-anak.
Bahan:
  • 75 gram margarin
  • 1 butir telur
  • 75 gram gula tepung
  • 300 gram tepung terigu protein tinggi
  • 15 gram maizena
  • 15 gram susu bubuk
  • 1 sendok teh baking powder
  • 1/4 sendok teh garam
  • 50 ml air
  • 20 buah pisang uli, potong dua miring
  • 200 gram dark cooking chocolate, potong panjang
  • minyak untuk menggoreng
Cara membuat:
  • Kocok margarin, telur, dan gula tepung 30 detik.
  • Tambahkan tepung terigu, maizena, susu bubuk, baking powder, dan garam sambil diayak dan diaduk rata. Tuang air. Aduk rata.
  • Giling tipis digilingan mi ketebalan no. 6 (ukuran paling tebal no.1). Giling sebanyak 2-3 kali. Pindahkan ke no.2. Giling sebanyak 2-3 kali. Lakukan hal yang sama sampai ke nomer berikutnya.
  • Potong panjang 40 cm dan lebar 1 cm.
  • Belah dua pisang. Selipkan cokelat di antaranya.
  • Lilitkan adonan di pisang sambil direkatkan dengan air.
  • Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan diatas api sedang sampai matang.
  • Untuk 52 buah

Sunday, 23 March 2014

Membuat Emping Jagung

Membuat Emping Jagung
 
Pembuatan Emping Jagung secara umum prosesnya sederhana.  Emping adalah produk olahan pangan dari bahan berpati yang digencet atau dipipihkan menjadi lempengan dengan bentuk tertentu (biasanya bulat), dikeringkan, dan digoreng renyah. Emping ini dapat ditambahkan bumbu-bumbu sesuai selera, misalnya asin, pedas, gurih, manis, ditambahkan irisan daun bawang, atau ditambah bumbu lainnya. Bahan-bahan yang biasa diolah menjadi emping adalah melinjo, singkong/ubi kayu, garut, dan jagung.

Rasanya yang renyah, menjadikan emping jagung merupakan olahan makanan yang digemari masyarakat. Dibandingkan hasil olahan jagung lainnya seperti marning, emping jagung ini lebih membutuhkan penanganan khusus dan hati-hati, terutama karena bentuk fisiknya yang tipis dan mudah hancur. Oleh karena itu dalam pengolahan emping jagung rendemennya hanya sekitar 80 % , dengan kata lain ada sekitar 20 % yang hancur tidak dapat dijual. Bagian yang tidak dapat dimanfaatkan tersebut terdiri dari hancuran emping jagungnya sendiri dan bagian lembaga jagung yang terlepas (tidak dapat menyatu dengan bagian jagung lainnya). Dalam prakteknya, bagian yang tidak dapat dimanfaatkan tersebut digunakan sebagai pakan ternak. Atau cara yang lebih kreatif misalnya dapat dijadikan sebagai krupuk jagung.
  1. Pemilihan Bahan Jagung
Pemilihan bahan emping jagung yang baik ,mutlak dibutuhkan biji jagung yang utuh dan besar-besar. Biji jagung yang kecil akan menghasilkan emping jagung yang kecil-kecil pula dan terkesan seperti hancuran atau “remukan”. Selain itu, dalam proses pembuatannya terutama setelah jagung dipipihkan, harus dihindari pula pemindahan bahan sekecil mungkin. Pemindahan emping jagung (basah dan kering) yang sering dilakukan akan meningkatkan prosentasi hancuran. Jadi sekali lagi dalam proses pembuatan emping jagung ini sangat membutuhkan penanganan yang ekstra hati-hati, karena produk yang dihadapi relatif tipis dan mudah hancur.

2.Proses Pembuatan Emping Jagung

Dalam proses pembuatan emping jagung, mula-mula dipilih jagung yang bersih dan kondisinya baik, terutama bebas dari serangan jamur. Setelah dibersihkan dari kotoran dan dicuci, jagung direbus dengan ditambahkan kapur 2-4 % dari berat jagung selama sekitar 1 jam. Proses Niktamalisasi atau perebusan dengan kapur tersebut dimaksudkan untuk menghancurkan kulit ari (kulit tipis terbuat dari bahan sellulosa yang menyelimuti biji jagung), sehingga memudahkan penetrasi air dan panas kedalam biji jagung. Proses Niktamalisasi tersebut dianggap cukup apabila biji jagung ketika dipegang jari tangan terasa licin dan kulit ari hancur atau rusak. Setelah dicuci bersih, biji jagung direndam air bersih semalam. Perendaman ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan penetrasi air kedalam biji jagung, sehingga memudahkan proses pengukusan. Selanjutnya dilakukan pengukusan sekitar 1 jam. Indikator bahwa pengukusan dianggap cukup apabila pati dalam aleuron (kantung pati) telah tepat tergelatinisasi seluruhnya. Usahakan tingkat gelatinisasinya tidak berlebihan, sebab gelatinisasi yang berlebihan atau jagung terlalu matang menyebabkan biji jagung hancur ketika dipipihkan. Setelah matang, jagung kukus yang masih dalam keadaan panas langsung dipipihkan atau digencet dengan mesin roll pemipih. Agar jagung tidak lengket, paling baik roll pemipih terbuat dari jenis plastik (misal pralon PVC dengan diameter cukup besar sekitar 6-8 inchi yang didalamnya diisi cor semen sehingga berat dan mampu menggencet jagung). Dengan roll pemipih ini yang jumlahnya 2 buah dan berputar berlawanan arah , maka biji jagung akan tergencet berbentuk pipih dengan ketebalan sekitar 1 mm (ketebalan ini dapat diatur sesuai kebutuhan).
Biji jagung yang tergencet ini akan berjatuhan ke bawah dan ditampung dalam rigen bambu atau wadah penampung lainnya. Agar tidak rusak atau hancur, sebaiknya tidak dilakukan pemindahan jagung yang sudah dipipihkan ini. Oleh karena itu, supaya jagung pipih dapat tertampung dalam wadah secara merata, maka perlu didesain sedemikian rupa, misalnya wadah penampungnya diusahakan bisa bergerak mengikuti jatuhnya biji jagung yang tergencet. Setelah rigen atau wadah cukup penuh, selanjutnya jagung gencet dijemur dibawah terik matahari sampai kering. Dalam keadan cuaca baik, biasanya pengeringan emping jagung hanya membutuhkan 1 -2 hari saja. Sebelum disimpan atau digoreng, emping jagung kering perlu disortasi ukurannya, yaitu untuk memisahkan ukuran emping jagung yang besar dengan yang berukuran kecil atau ”remukan” dan lembaga. Cara sortasi ini dilakukan dengan diayak. Sampai tahap ini, emping jagung bisa juga dikemas dalam keadaan mentah, dan langsung bisa dipasarkan.
Apabila digoreng, emping jagung mentah ini akan mekar atau mengembang menjadi sekitar 2 kali lipatnya. Hal ini karena kandungan amilosa jagung cukup tinggi dan ketebalan emping cukup tipis (sekitar 1 mm). Namun demikian harus diwaspadai bahwa dibalik kerenyahan emping jagung ini menuntut perlakuan khusus dan hati-hati, karena emping jagung sangat riskan untuk mudah hancur. Untuk itu paling baik kalau emping jagung dikemas dalam plastik yang berisi udara / oksigen, sehingga kemasan plastik yang menggembung dapat melindunginya dari kerusakan fisik yaitu hancur atau ”remuk”.

Penggorengan emping jagung biasanya dilakukan pada suhu minyak goreng sekitar 170oC selama beberapa detik. Pada suhu tersebut emping jagung mampu mekar dengan segera. Untuk mendapatkan citarasa yang enak, biasanya penambahan bumbu (biasanya larutan garam dan bawang putih) ditambahkan pada saat penggorengan berlangsung dan sebelum emping jagung diangkat dari penggorengan. Caranya, pada saat emping jagung sudah dimasukkan dan sudah mekar, kemudian ditambahkan kedalam minyak panas sejumlah larutan bumbu dengan takaran tertentu (supaya bumbu terasa pas dan tidak terlalu asin). Setelah diaduk merata, kemudian emping jagung diangkat dan ditiriskan. Karena air pelarut bumbu teruapkan dengan cepat oleh minyak panas dan partikel bumbu seperti garam tidak larut minyak goreng, maka partikel-partikel bumbu tersebut akan menempel pada emping jagung yang digoreng. Jadi demikianlah mengapa emping jagung yang digoreng dengan cara demikian lebih terasa gurih, asin, ”miroso” dan ”mak krezzzzz”. Jujur saja cara penggorengan seperti ini lebih enak hasilnya dari pada cara penambahan bumbu lainnya. Tetapi, jangan senang dulu karena semuanya pasti ada resiko yang harus ditanggung. Bukankah Tuhan selalu menciptakan berpasang-pasangan ?. Ada enak, pasti ada juga gak enaknya.

Cara penggorengan seperti itu ternyata membuat minyak goreng cepat kotor, adanya residu garam yang tidak bisa menempel seluruhnya membuat hasil penggorengan berikutnya cenderung lebih asin alias hasil emping goreng menjadi tidak seragam, dan minyak goreng pasti akan lebih cepat tengik atau rusak karena selain panas juga dipicu oleh adanya garam. Jadi, kalau konsekuensi yang harus dihadapi seperti demikian, maka kita dihadapkan pada pilihan, mau pilih metode penggorengan yang mana? Cara penggorengan seperti biasanya atau cara penggorengan ini ?. Yang jelas semuanya ada konsekuensinya.
Selesai penggorengan emping jagung, perlu kiranya untuk mempercepat pengeringan minyak, dilakukan proses pengeringan minyak menggunakan spinner untuk hasil lebih baik, minyak tertiriskan, hasilnya emping jagung lebih awet dan tidak berbau minyak.

Silahkan mencoba kami terima Pesanan. Hubungi kami : via sms ke : 0877 4219 7758 ; 0857 1365 0110 kami tunggu terimakasih.

Monday, 10 February 2014

Budidaya Jamur Tiram

TEKNIK DAN CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM



Usaha budidaya jamur tiram seringkali mengalami kegagalan karena teknik dan cara budidaya yang kurang benar. Meskipun gampang, perlu diperhatikan faktor-faktor seperti lingkungan, kebersihan, serta konsistensi selama perawatan. Jika faktor-faktor tersebut tidak bisa dipenuhi dengan baik maka hasilnya pun kurang optimal bahkan besar kemungkinan berpotensi mendatangkan kegagalan.
Jamur tiram putih berwarna putih agak krem dengan diameter tubuh 3-14 cm. Jamur ini memiliki miselium.  Tubuh buah jamur inilah yang bernilai ekonomis tinggi dan menjadi tujuan dari budidaya jamur tiram. Teknik budidaya jamur tiram mulai dari persiapan hingga pasca panen sangat perlu diperhatikan agar pelaku usaha benar-benar memahami sehingga lebih menguasai dalam pemeliharaan maupun pengendalian hama tanaman.

Persiapan Penanaman Jamur Tiram

Sebelum melakukan penanaman, hal-hal yang menunjang budidaya jamur tiram harus sudah tersedia, diantaranya rumah kumbung baglog, rak baglog, bibit jamur tiram, dan peralatan budidaya. (Bisa Anda lihat di artikel Persiapan Usaha Budidaya Jamur Tiram). Usahakan budidaya jamur tiram menggunakan bibit bersertifikat yang dapat dibeli dari petani lain atau dinas pertanian setempat. Peralatan budidaya jamur tiram cukup sederhana, harga terjangkau, bahkan kita bisa memanfaat peralatan dapur.
Untuk mengoptimalkan hasil dalam usaha budidaya jamur tiram di dataran rendah dapat dilakukan dengan modifikasi terhadap bahan media dan takarannya, yakni dengan menambah atau mengurangi takaran tiap-tiap bahan dari standar umumnya. Dalam usaha skala kecil, eksperimen dalam menentukan takaran bahan media merupakan hal yang sangat penting guna memperoleh takaran yang pas. Hal ini mengingat jamur yang dibudidayakan di lingkungan tumbuh berbeda tentu membutuhkan nutrisi dan media yang berbeda pula tergantung pada kondisi lingkungan setempat. Hingga saat ini belum ada standar komposisi media untuk budidaya jamur tiram di dataran rendah, sehingga petani memodifikasi media dan lingkungan berdasarkan pengalaman dan kondisi masing-masing.
Sebagai media tumbuh jamur tiram, serbuk gergaji berfungsi sebagai penyedia nutrisi bagi jamur. Kayu yang digunakan sebaiknya kayu keras karena serbuk gergaji kayu jenis tersebut sangat berpotensi dalam meningkatkan hasil panen jamur tiram.  Hal ini karena kayu keras banyak mengandung selulosa yang dibutuhkan oleh jamur. Jenis-jenis kayu keras yang bisa digunakan sebagai media tanam jamur tiram antara lain sengon, kayu kampung, dan kayu mahoni. Untuk mendapatkan serbuk kayu pembudidaya harus memperolehnya ditempat penggergajian kayu. Sebelum digunakan sebagai media biasanya sebuk kayu harus dikompos terlebih dahulu agar bisa terurai menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga mudah dicerna oleh jamur. Proses pengomposan serbuk kayu dilakukan dengan cara menutupnya menggunakan plastik atau terpal selama 1-2 hari. Pengomposan berlangsung dengan baik jika terjadi kenaikan suhu sekitar 50 derajat C.
Alternatif bahan yang bisa digunakan untuk mengganti serbuk kayu adalah berbagai macam ampas, misal ampas kopi, ampas kertas, ampas tebu, dan ampas teh. Namun, berdasarkan pengalaman petani jamur tiram di dataran rendah, media yang baik untuk digunakan tetap serbuk gergaji kayu.
Media berupa dedak/bekatul dan tepung jagung berfungsi sebagai substrat dan penghasil kalori untuk pertumbuhan jamur. Sebelum membeli dedak dan tepung jagung, sebaiknya pastikan dahulu bahan-bahan tersebut masih baru. Jika memakai bahan yang sudah lama dikhawatirkan sudah terjadi fermentasi yang dapat berakibat pada tumbuhnya jenis jamur yang tidak dikehendaki. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan dedak maupun teung jagung memberikan kualitas hasil jamur yang sama karena kandungan nutrisi kedua bahan tersebut mirip. Namun, penggunaan dedak dianggap lebih efisien karena bisa memangkas biaya dan cenderung mudah dicari karena banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Kapur (CaCo3) berfungsi sebagai sumber mineral dan pengatur pH. Kandungan Ca dalam kapur dapat menetralisir asam yang dikeluarkan meselium jamur yang juga bisa menyebabkan pH media menjadi rendah.
Wadah yang digunakan untuk meletakkan campuran media adalah kantong plastik bening tahan panas (PE 0,002) berukuran 20 cm x 30 cm. Adapun komposisi media semai adalah serbuk gergaji 100 kg; tepung jagung 10 kg; dedak halus atau bekatul 10 kg; kompos 0,5 kg; kapur (CaCo3) 0,5 kg; dan air 50-60%. Ada dua hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan penanaman bibit jamur, yaitu sterilisasi bahan dan sterilisasi baglog.

Sterilisasi Bahan

Sebelum dicampur dengan media lain, serbu kayu dan dedak disterilisasi terlebih dahulu menggunakan oven selama 6-8 jam pada suhu 100 derajat C. Dengan sterilisasi tersebut selain mengurangi mikroorganisme penyebab kontaminsasi juga menguranngi kadar air pada serbuk gergaji kayu. Dengan demikian, media menjadi lebih kering. Kedua bahan tersebut kemmudian dicampur dan diberi air sekitar 50—60% hingga adonan menjadi kalis dan bisa dikepal. Air berfungsi dalam penyerapan nutrisi oleh miselium. Air yang digunakan harus air bersih untuk mengurangi resiko kontaminasi organisme lain dalam media. Dalam memasukkan media ke dalam plastik, media harus benar-benar padar agar jamur yang dihasilkan bisa banyak. Jadi pastikan bahwa bahan-bahan telah cukup padat di dalam plastik dengan cara menekan—nekan adonan hingga benar-benar padat, kemudian bagian atas kantong dipasang cincin paralon dan selanjutnya kantong plastik ditutup dengan sumbat kapas dan diikat dengan karet.

Sterilisasi Baglog

Sterilisasi baglog dilakukan dengan cara memasukkan baglog ke dallam autoclave atau pemanas/steamer dengan suhu 121 derajat C selama 15 menit. Untuk mengganti penggunaan autoclave atau streamer, dapat menggunakan drum dengan kapasitas besar atau mampu menampung sekitar 50 baglog dan dipanasi di atas kompor minyak atau dapat juga menggunakan oven. Memang, sterilisasi baglog menggunakan drum memakan waktu lebih lama, yaitu sekitar 8 jam, tetapi dianggap lebih menghemat biaya.
Setelah proses sterilisasi selesai, baglog kemudian didinginkan, yakni dengan mematikan alat sterilisasi dan membiarkan suhunya turun sedikit demi sedikit. Setelah proses pendinginan, baru kemudian dilakukan penanaman bibit jamur.

PENANAMAN DAN PEMELIHARAAN JAMUR TIRAM

Salah satu penentu keberhasilan budidaya jamur tiram adalah kebersihan dalam melakukan proses budidayanya, baik kebersihan tempat, alat, maupun pekerjanya. Hal ini karena kebersihan adalah hal yang mutlak harus dipenuhi. Untuk itu, tempat untuk penanaman sebaiknya harus dibersihkan dahulu dengan sapu, lantai dan dindingnya dibersihkan menggunakan disinfektan. Alat yang digunakan untuk menanam juga harus disterilisasi menggunakan alkohol dan dipanaskan di atas api lilin. Selain itu, selama melakukan penanaman para pekerja juga idealnya menggunakan masker. Hal ini bertujuan untuk memperkecil terjadinya kontaminasi.
Dalam budidaya jamur tiram hal yang juga harus diperhatikan adalah menjaga suhu dan kelembaban ruang agar tetap pada standar yang dibutuhkan. Jika cuaca lebih kering, panas, atau berangin, tentu akan mempengaruhi suhu dan kelembaban dalam kumbung sehingga air cepat menguap. Bila demikian, sebaiknya frekuensi penyiraman ditingkatkan. Jika suhu terlalu tinggi dan kelembaban kurang, bisa membuat tubuh jamur sulit tumbuh atau bahkan tidak tumbuh. Oleh karena itu, atur juga sirkulasi udara di dalam kumbung agar jamur tidak cepat layu dan mati. Pengaturan sirkulasi dapat dilakukan dengan cara menutup sebagian lubang sirkulasi ketika angin sedang kencang. Sirkulasi dapat dibuka semua ketika angin sedang dalam kecepatan normal. Namun, yang terpenting adalah jangan sampai jamur kekurangan udara segar.

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM

Selain pemeliharaan baglog, dalam budidaya jamur tiram juga perlu dilakukan perawatan untuk mencegah atau mengendalikan hama dan penyakit yang mungkin bisa menyerang jamur tiram. Hama dan penyakit yang menyerang jamur tiram tentu dipengaruhi oleh keadaan lingkungan maupun jamur itu sendiri. Sehingga antara tempat budidaya yang satu dan yang lain, serangan hama penyakit kemungkinan dapat berbeda-beda.

HAMA PENYAKIT JAMUR TIRAM

Ulat

Ulat merupakan hama yang paling banyak ditemui dalam budidaya jamur tiram. Ada tiga faktor penyebab kemunculan hama ini yaitu faktor kelembaban, kotoran dari sisa pangkal/bonggol atau tangkai jamur dan jamur yang tidak terpanen, serta lingkungan yang tida bersih.
Hama ulat muncul ketika kelembaban udara berlebihan. Oleh sebab itu, hama ulat sering dijumpai ketika musim hujan. Pencegahan menjadi solusi terbaik untuk mengatasi hama ini adalah dengan mengatur sirkulasi udara. Caranya dengan membuka lubang sirkulasi dan untuk sementara proses penyiraman keumbung dihentikan.
Pangkal jamur yang tertinggal di baglog saat pemanenan dapat menimbulkan binatang kecil seperti kepik. Kepik inilah yang menjadi penyebab munculnya hama ulat. Sementara jamur yang tidak terpanen kemungkinan terjadi karena jamur tidak muncul keluar sehingga luput saat pemanenan dan menjadi busuk. Hal ini menyebabkan munculnya ulat. Sebaiknya, ketika melakukan pemanenan baglog telah dipastikan kebersihannya sehingga tidak ada pangkal atau batang dan jamur yang tidak terpanen.
Ulat bisa saja muncul karena rumah kumbung ataupun sekitar kumbung tidak berseih. Misalnya adanya kandang ternak atau tanaman di sekitar rumah kumbung.
Untuk mencegah dan mengatasi serangan hama ulat, lakukan pembersihan rumah kumbung dan sekitar rumah kumbung dengan melakukan penyemprotan formalin.

Semut, Laba-laba, dan Kleket (sejenis moluska)

Secara mekanis hama semut dan laba-laba dapat diatasi dengan membongkar sarangnya dan menyiramnya dengan minyak tanah. Sedangkan secara kemis hama tersebut dapat dikendalikan dengan penyemprotan insektisida. Cara ini merupakan cara terakhir dan usahakan untuk menghindari penggunaan insektisida jika serangan tidak parah karena produk jamur merupakan produk organik. Keuntungan jika pemberantasan hama serangga dilakukan dengan cara mekanis antara lain, dapat memangkas biaya selama perawatan dan juga ramah lingkungan. Sementara itu hama kleket kerap dijumpai pada mulut baglog. Untuk mengendalikannya juga dilakukan dengan cara mekanis, yaitu mengambilnya dengan tangan.

TUMBUHNYA CENDAWAN ATAU JAMUR LAIN

Jamur lain yang kerap mengganggu jamur tiram adalah Mucor sp., Rhizopus sp., Penicillium sp., dan Aspergillus sp. pada substrat atau baglog. Serangan jamur-jamur tersebut bersifat patogen yang ditandai dengan timbulnya miselium berwarna hitam, kuning, hijau, dan timbulnya lendir pada substrat. Miselium-miselium tersebut mengakibatkan pertumbuhan jamur tiram terhambat atau bahkan tidak tumbuh sama sekali. Penyakit ini dapat disebabkan karena lingkungan dan peralatan saat pembuatan media penanaman kurang bersih atau karena lingkungan kumbung yang terlalu lembab. Untuk mengatasi penyakit ini, lingkungan dan peralatan ketika pembuatan media dan penanaman perlu dijaga kebersihannya. Kelembaban di dalam kumbung juga diatur agar tidak berlebihan. Penyakit ini dapat menyerang baglog yang sudah dibuka ataupun masih tertutup. Jika baglog sudah terserang maka harus segera dilakukan pemusnahan dengan cara dikeluarkan dari kumbung kemudian dibakar.
Tangkai Memanjang
Penyakit ini merupakan penyakit fisiologis yang ditandai dengan tangkai jamur memanjang dengan tubuh jamur kecil tidak dapat berkembang maksimal. Penyakit tangkai memanjang disebabkan karena kelebihan CO2 akibat ventilasi udara yang kurang sempurna. Agar tidak terserang penyakit ini harus dilakukan pengaturan ventilasi dalam kumbung seoptimal mungkin.

PANEN DAN PASCA PANEN

Pemanenan merupakan kegiatan budidaya yang selalu dinantikan oleh pelaku usaha. Untuk mendapatkan hasil yang optimal maka penanaman selama panen dan pasca panen harus dilakukan dengan baik.

Waktu dan Cara Panen Jamur Tiram

Jamur tiram termasuk jenis tanaman budidaya yang memiliki masa panen cukup cepat. Panen jamur tiram dapat dilakukan dalam jangka waktu 4o hari setelah pembibitan atau setelah tubuh buah berkembang maksimal, yaitu sekitar 2-3 minggu setelah tubuh buah terbentuk. Perkembangan tubuh buah jamur tiram yang maksimal ditandai pula dengan meruncngnya bagian tepi jamur. Kriteria jamur yang layak untuk dipanen adalah jamur yang berukuran cukup besar dan bertepi runcing tetapi belum mekar penuh atau belum pecah. Jamur dengan kondisi demikian tidak mudah rusak jika dipanen. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi ketika produk dipasarkan, misalnya keseragaman berat dan ukuran jamur tiram.

Penanganan Pasca Panen Jamur Tiram

Penanganan yang dilakukan usai pemanenan jamur tiram bertujuan untuk menciptakan hasil akhir yang berkualitas sehingga sesuai dengan permintaan pasar. Berikut beberapa tahapan agar produk jamur tiram yang dihasilkan berkualitas baik.

Penyortiran

Jamur yang telah dipanen harus segera dicuci dengan air bersih, kemudian bagian tubuh buahnya dipisahkan deri pangkalnya. Proses pencucian dan pemisahan ini penting untuk dilakukan karena bila selama proses budidaya petani menggunakan pestisida, biasaya racun pestisida akan mengendap pada bagian pangkal dan masih memungkinkan terdapat residu yang tertinggal pada tubuh buah. Setelah diyakini kebersihannya, proses sortasi dilakukan untuk mengelompokkan jamur tiram berdasarkan bentuk dan ukurannya. Hal ini bertujuan untuk memperoleh hasil yang seragam sehingga akan menarik minat konsumen saat dipasarkan.

Pengemasan dan Transportasi Hasil Panen Jamur Tiram

Pengemasan jamur tiram segar biasanya menggunakan plastik kedap udara. Semakin sedikit udara yang ada di dalam plastik, jamur tiram semakin tahan lama untuk disimpan. Namun, idealnya penyimpanan dengan plastik kedap udara hanya dapat mempertahankan kesegaran jamur tiram selama 2-4 hari. Oleh karena itu, agar jamur tiram segar yang dijual tetap dalam kondisi baik, proses pengangkutan/transportasi tidak boleh terlalu lama dari proses pengemasannya. Seandainya jarak pengangkutan cukup jauh, sebaiknya alat transportasi dilengkapi dengan ruangan berpendingin.

Wednesday, 5 February 2014

Ayam Serama

Ayam Serama - Cara memelihara dan merawat ayam serama tidak sesulit sulit dan tidak berbelit-belit. Kebutuhan utama hidupnya sama seperti ayam buras biasa. Menurut pengakuan beberapa peternak ayam serama di berbagai daerah dan sering tidak tepat mengenai sasaran.
Saya sering membantu ayam pejantan nangkring di atas ayam betina. Teknik pengawinan ini dilakukan dengan cara memegang ayam betina lalu menyodorkanya ke depan pejantan. Syaratnya, kedua mempelai harus benar-benar sudah siap kawin. Induk betina siap dipinang pada berusia 5 – 6 bulan. Serama betina seperti itu biasanya berperilaku jongkok jika dipegang punggungnya. Sedangkan usia subur pejantan berkisar pada umur 4 hingga 5 bulan.
Saya juga menerapkan teknik kawin gilir. Dalam metode ini ayam betina dipaksa melayani 3 ekor pejantan. Penggiliran dilakukan secara berselang sekitar 2 – 3 jam. Melalui cara perkawinan seperti itu diharapkan peluang keberhasilan bisa diperbesar.
Meski ukuran tubuhnya kecil, serama termasuk jenis ayam bernafsu birahi tinggi. Ia tak gentar dan tak segan-segan jatuh cintrong kepada ayam berbadan lebih gede. Menurut peternak ayam yang lain, serama mulai belajar kawin ketika berusia 3 bulan. Pejantan muda sehat harus bisa menyalurkan hasrat bercintanya sebanyak 6 – 8 kali setiap hari. Nafsu birahi serama memuncak ketika cuaca mendung, atau pagi dan sore hari.
Kesuburan ayam serama sangat dipengaruhi oleh kesehatan fisik. Cuaca terlalu dingin bisa menurunkan kemampuan ayam betina menghasilkan telur. Sebab sebagian besar pakan digunakan untuk produksi energi guna mempertahankan panas badan. Jadi, ayam serama yang dipelihara di daerah dingin harus memperoleh pakan dengan kandungan karbohidrat tinggi. Semisal jagung.
Sebagai hidangan tambahan, Saya selalu menyuguhkan menu tambahan berupa jangkrik, dan tauge kepada ayam-ayamnya. Setiap seminggu sekali Rudi juga memberi ayamnya vitamin E.
Cara praktis yang lain dilakukan oleh Albert Tan Swee Guan peternak ayam serama asal Selangor, Malaysia. Ia tak pernah memberi menu tambahan aneh-aneh kepada ayam peliharaannya. Menurut pria berkacamata tersebut, pakan ayam petelur saja sudah cukup. Pabrik sudah meracik pakan tersebut sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kebutuhan gizi yang diperlukan ayam. Albert selalu memberi pakan 2 kali dalam sehari kepada ayamnya. Yaitu di pagi hari dan malam hari sekitar pukul 8. “Itu Chiken feed sudah dikaji sesuai untuk ayam, jadi you tak payah bagi apa-apa lagi,”terang pria tersebut dengan logat melayu.
Telur gagal menetas termasuk salah satu hambatan budidaya ayam serama. Dua kunci penting yang tak boleh dilupakan saat menetaskan telur ayam serama yaitu suhu dan kelembapan. Suhu penetasan tidak boleh melebihi atau kurang dari 37,5°C – 38°C. Kelembapan harus selalu disesuaikan dengan usia telur. Minggu pertama hingga minggu ke dua kelembapan diatur pada kisaran 65% – 70%. 2 – 3 hari menjelang menetas, kelembapan harus ditambah hingga kisaran 95% – 100%. Derajat kelembaban bisa diukur dengan Hygro meter. Piranti ini biasanya sudah ada pada alat penetas. Kondisi udara terlalu kering membikin kulit telur jadi keras. Akibatnya anak ayam kesulitan memecah cangkang telur. Kalau sudah seperti itu, anak ayam bisa mati lemas gara-gara tidak bisa bernafas.
Di arena lomba, ayam serama dapat tampil prima jika birahinya sedang memuncak. Oleh karena itu, seminggu sebelum ikut kotes ia tidak boleh melihat lawan jenisnya. Jadi taruhlah serama Anda di tempat yang terisolir.

Tuesday, 4 February 2014

Kerupuk Ikan Tengiri

Cara Membuat Krupuk Amplang Ikan Tenggiri




Bahan – bahan yang dibutuhkan :
  1. Ikan Tenggiri/belidak  1 Kilogram
  2. Tepung Kanji  2 Kilogram
  3. Air 750 ml
  4. Garam 4/5 ons
  5. Bumbu penyedap 1/5 ons
  6. Bawang Putih 5 Biji
Cara Pembuatan :
  1. Campurkan Ikan, Tepung, Air, Garam dan Bumbu penyedap  diaduk sampai rata.
  2. adonan dibentuk seperti lenjeran dan besarnya disesuaikan keinginan.
  3. amplang tersebut yang telah siap dipotong halus-halus digoreng di dalam minyak yang banyak selama lebih kurang 30 menit sehingga benar-benar kering. Semasa menggoreng, produk hendaklah sentiasa di aduk supaya tidak hangus.
  4. Amplang yang telah siap digoreng, ditiriskankan untuk membuang sisa-sisa minyak.
  5. Produk ini dibungkus dalam plastik kedap udara dan disimpan pada suhu rendah serta jauhkan daripada pancaran cahaya matahari langsung dan jauhkan daripada serangan serangga.

Tuesday, 14 January 2014

Cara Mudah Hasilkan Uang Lewat Facebook

http://www.tekanini.com/sdidi2011Cara Mudah Hasilkan Uang Lewat Facebook - Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit menulis atau menjelaskan tentang cara mendapatkan uang di internet lewat facebook untuk pemula, mungkin bagi kebanyakan orang atau pengguna internet menginginkan suatu pendapatan melalui internet saya pikir banyak yang berfikiran seperti itu namun terkadang bagi kebanyakan pemula merasa bingung mau memulainya dari mana dan saya pun demikian seperti itu saya waktu itu merasa bingung dan bertanya-tanya apa benar kita berinternet dapat menghasilkan pendapatan atau yahh setidak nya menambah-nambah uang saku dan ternyata rasa penasaran itu membuat saya mencari-cari informasi apakah benar dengan berinternet bisa membuat kita mendapatkan uang dan setelah saya cari ternyata banyak sekali pengetahuan bagaimana berpenghasilan melalui internet,berpenghasilan sangat kecil ,kecil,lumayan besar dan sangat besar bahkan kita bisa sukses dengan kita berinternet saja, namun dengan beberapa catatan kita tau terlebih dahulu bagaimana kita bisa memulai
dan bisa melakukan nya dan ini semua perlu pengetahuan yang tidak mudah kita cari, yang terkadang kita harus membeli suatu informasi yang di mana menjelaskan suatu jalan atau tips dan trik kita bisa sukses melalui internet, saya sendiri sebelum mengetahui dunia internet yang bisa menghasilkan uang saya mencoba untuk membeli suatu produk yang di situ menjelaskan tentang beberapa cara berpenghasilan melalu internet dan ternyata harga dari ilmu tersebut tidak kalah manfaat nya dengan biaya kita bersekolah selama beberapa tahun namun jika ilmu tidak di barengi dengan usaha saya rasa akan sia-sia saja.
nah mungkin anda hobi atau ahli nya membuat sebuah informasi yang bisa bermanfaat untuk orang banyak, kenapa anda tidak jual saja informasi anda yang bermanfaat itu, mungkin dengan cara anda menyusun suatu Ebook yang isi nya suatu keahlian anda dan tips anda untuk orang yang membutuhkan dan anda bisa pasang tarif di situ ,contoh nya anda hoby sepak bola dan anda berbakat di bidang itu coba saja buat tips dan trik melalui Ebook beserta link download nya dan anda bisa promosi lewat blog/web atau bahkan anda bisa berpromosi di facebook namun saya rasa cara ini sangat sulit untuk di lakukan karena membutuhkan keahlian dan pengetahuan namun tenang saja ada cara yang lebih mudah anda bisa berpenghasilan hanya melalui facebook tanpa mempunyai blog/web sekalipun dan seperti tema yang telah di tuliskan di atas CARA MUDAH MENGHASILKAN UANG LEWAT FACEBOOK cara nya adalah melalui program BLAK-BLAKKAN program ini sangat mudah untuk di jalan kan dan kita bisa berpromosi di facebook sangat cocok sekali yang suka atau sering facebook kan dan akan besar kesempatan nya anda bisa berhasil  untuk info lebih lanjutnya silahkan anda masuk di BLAK-BLAKAN jika sudah silahkan anda pelajari terlebih dahulu dan langsung anda bisa untuk memulai, tunggu apa lagi silahkan anda daftar di sana.
Mungkin ini cara yang lebih mudah dan cukup menguntungkan bagi anda yang ingin memulai belajar bagaimana mencari uang lewat internet khusus nya lewat facebook
Mungkin hanya itu saja yang saya bisa sampaikan pada anda semua semoga bermanfaat dan terimakasih atas perhatian anda.

SALAM SUKSES

Thursday, 25 April 2013

Jurus Jitu Menggapai Kesuksesan

Seringkali kita mendengar apa itu kata SUKSES ?
Disini kita akan membahas sedikit tentang Jurus-jurus jitu menuju kesuksesan, dimana mungkin pembaca pernah membaca , mendengar , atau bahkan mengikuti acara motivasi untuk meraih sebuah arti kata SUKSES. Dan kadang kita cenderung mengharapkan sesuatu yang lebih ke arah yang terbaik, yang tanpa kita sadari kalau hal tersebut merupakan bagian dari kesuksesan itu sendiri.

Kepada para pembaca , kita akan berbagi sedikit jurus-jurus atau kunci menuju ke arah kesuksesan :
Niat jurus yang pertama ini, jangan lupa niat terlebih dahulu. Dimana tanpa ada niat ke arah yang lebih baik seolah olah tidak ada harapan. Dan niat ini terkadang bisa juga diartikan suatu keinginan kita mengharapkan keberhasilan didalam menempuh lika liku kehidupan. Dan tanamkanlah niat kita ini dengan penuh semangat untuk mendapatkan keberhasilan atau kesuksesan. Seperti semisal kita berniat inginkan atau mengharap mempunyai usaha grosiran snack.

Berusaha setelah kita melewati keinginan atau niat atau bisa dikatakan impian sebaiknya kita harus berusaha sekeras mungkin menuju ke arah yang sudah kita niatkan sebelumnya. Terkadang kita tidak mengetahuinya disaat saat berusaha inilah, begitu banyak hal-hal yang sama sekali tak terduga, begitu banyak rintangan-rintangan yang menghalangi niat kita atau malah sebaliknya semakin bersemangat lagi. Petiklah dari semua lika-liku perjalanan menuju sebuah kesuksesan adalah hal yang begitu indah.

Jujur yang dikatakan Jujur memang harus ada, terkadang kita seringkali mendengar sebuah kiasan Jujur Ajur. Sebenernya hal ini tidak akan berlaku, jika kita bisa membalikkan semua hal yang jelek menjadi sebuah kata terindah, semisal jujur mujur. Tanpa kejujuran kemungkinan besar rasa kepercayaan yang kita berikan menuju sebuah kesuksesan lambat laun akan memudar.

Belajar sebaiknya untuk menuju sebuah kesuksesan membutuhkan yang namanya belajar. Disini bisa diartikan banyak hal, belajar tidak harus formal. Belajar disini bisa dari apa saja yang belum pernah kita tahu, bagaimana caranya bisa sukses, mencari tahu jurus jurus apa yang belum kita dapatkan. Bisa dari pengalaman kita sendiri atau bahkan pengalaman orang-orang sukses. Agar bisa mendorong kita menuju ke arah impian yang sudah ada sejak awal kita niatkan.

Afirmasi disini adalah menguatkan terus menerus atau mengingatkan diri kita sendiri akan impian kita, agar selalu teringat untuk bisa membuktikan bahwa kita bisa menggapainya. walaupun banyak halangan, rintangan, kita tidak akan mundur untuk melangkah menuju masa depan.

Modal yang kita bahas disini tidak hanya Modal berupa uang, akan tetapi modal kesiapan dan keberanian kita untuk memulai. terkadang banyak orang yang mengatakan aku tidak ada modal ( Uang ). Memang  seringkali kita terbentur soal uang , akan tetapi kita lupa akan modal keberanian kita untuk memulai. Jika kita sudah memiliki modal keberanian memulai ini, Insya Allah, Allah SWT pasti akan memberikan jalan.

DOA nah..kalau yang ini jangan dilupakan. Semua yang ada dimuka bumi ini mutlak pemberian dari Tuhan Yang Maha Esa. Agar kita bisa lebih dikuatkan, dimudahkan dan dikabulkan.

Dari jurus-jurus jitu diatas ini, semoga bisa membantu pembaca untuk bisa melangkah kearah yang lebih baik lagi.Dan tidak mudah melupakan bahwa semua apa yang kita dapatkan berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, tidak menjadikan kita sombong dan tidak menghalalkan segala macam cara untuk mendapatkannya.

salam sukses
















Wednesday, 5 September 2012

Jamur Tiram

Nama Jarum Tiram sudah tidak begitu asing bagi kita, sering kita jumpai baik di Pasar-pasar tradisional sampai dengan supermarket. Nah, sedikit berbagi buat semua pembaca, Jamur tiram ini dapat diolah untuk menu makanan sehat. Berikut menu yang bisa dicoba bagi pembaca , antara lain :

Orak Arik Jamur Tiram

bahan : - 1/2 Kg jamur tiram ( putih )
            - 200 gram wortel
            - 2 butir telor ayam atau bebek
            - 10 gram bawang putih
            - 250 gram buncis
            - Garam, merica halus, gula pasir & penyedap rasa secukupnya

pertama jamur dicuci kemudian diiris-iris. Wortel dikupas, dicuci dan diiris-iris kecil memanjang begitu juga buncis diiris-iris tipis-tipis. kemudia dimasak bersama-sama , campurkan telor diaduk-aduk hingga matang.


Pepes Jamur Tiram

bahan : - 1/2 Kg jamur tiram ( putih )
            - 2-3 buah telor ayam
            - 2 ikat daun kemangi
            - 15 gram bawang putih
            - Garam dan merica secukupnya 

Bawang putih, merica dan garam ditumbuk halus, jamur tiram dicuci iris tipis-tipis kemudian dicampur dengan kemangi dan 3 buah telor diaduk hingga rata. Siapkan daun pisang untuk pembungkus adonan. Kukus hingga matang, diangkat dan dipanggang diatas api arang sampai daun pisang sedikit berwarna kegosongan atau sudah menimbulkan bau sedap.


Sop Jamur Tiram

bahan : - 200 gram jamur tiram
            - 200 gram daging ayam
            - 3 ons bunga kol
            - 3 buah wortel
            - 1 biji pala
            -  bawang merah, bawang putih, merica, gula, garam, daun bawang dan royko secukupnya

Sebelumnya daging dimasak terlebih dahulu agar bisa lunak, kemudian jamur, bunga kol,wortel diiris kecil-kecil. Semua bumbu ditumbuk lalu ditumis hingga keluar aroma sedap kira-kira selama kurang lebih 5 menit sampai dirasa matang.


 Oseng-oseng Jamur Tiram

bahan : - 250 gram jamur tiram
            - 100 gram udang atau daging
            - 100 gram kacang kapri
            - 250 gram jagung muda
            - 50 gram cabai merah atau hijau
            - 5 biji cabai rawit
            - 2 biji tomat sayur
            - 6 siung bawang merah
            - 3 siung bawang putih
            - gula merah , bumbu penyedap dan garam secukupnya

Jamur diiris kecil-kecil sesuai selera , semua bahan dicuci , bumbu diiris lalu ditumis sampai beraroma sedap, sebelumnya daging dimasak terlebih dahulu agar lunak setelah agak matang campurkan kedalam bumbu yang sudah beraroma dan sekalian dimasukkan jamur masak kira-kira kurang lebih 5 menit, sampai berasa matang.












Tuesday, 4 September 2012

Usaha Kecil Menghasilkan

Kadang kita sering berpikir bagaimana caranya agar kita bisa mendapatkan sesuatu yang lebih , atau seringkali kita inginkan sesuatu yang bisa menghasilkan uang. walaupun hanya dimulai dari hal-hal kecil nantinya akan menjadi besar dikemudian hari.

Berikut sedikit cuplikan dari kami sekeluarga untuk berbagi kepada semua rekan-rekan, usaha kecil yang sudah kami coba belum lama ini. Adalah sebuah usaha membuat kerupuk dari singkong , sedikit berbeda memang. Dahulu mungkin sudah banyak kita temukan yang namanya kerupuk samiyer. Kerupuk yang bentuknya bundar tipis terbuat dari bahan baku ketela pohon.

Mau tau kisahnya ?
Membuat usaha kerupuk ini berawal saat kami sekeluarga panen ketela pohon, dan ketela pohon yang kita panen hasilnya kurang memuaskan karena pada saat mau panen kekurangan air kondisi kekeringan hampir tidak pernah turun hujan. Dari situlah kami sekeluarga mencoba berpikir mau diapakan ketela-ketela tersebut. Hasil panennya kecil kecil dan banyak yang hampir menjadi kayu ( dalam bahasa jawa : Ngayu ). Nah rekan-rekan timbullah dalam benak kami dibuat saja menjadi kerupuk.

Mau tau bagaimana cara membuatnya ?
Awalnya kita kupas kulitnya ketela pohonnya lalu dibilas dengan air untuk dibersihkan, kemudian kita selep biar lebih cepat prosesnya. Setelah semua lembut atau dihancurkan barulah kita membuat racikan bumbunya agar bisa terasa. Bumbu antara lain bawang putih, merica, garam, dan tepung sedikit.Dari semua bumbu-bumbu itu kita tumbuk atau diulek dicampurkan jadi satu dengan ketela yang sudah lembut tersebut. Setelah selesai barulah kita buat untuk ditipiskan dengan plastik yang sudah disiapkan. Agar tidak menempel pada saat membuat tipis di plastik kita oleskan terlebih dahulu dengan minyak goreng barulah setelah siap kita kukus paling lama kurang lebih lima menit setelah kelihatan matang barulah kita jemur. 

Itulah rekan-rekan cara membuat kerupuk tidak terlalu sulit. Jika kita mau maju apapun jadi , tetep semangat pantang mundur dan jangan lupa tetap berdoa. Selamat mencoba..!!!

Sunday, 22 July 2012

Kerupuk " Telor Rajungan " Kota Rembang

Kota Rembang tidak hanya dikenal dengan nama Ibu Kita Kartini, dibalik itu kota pinggiran pantai ini juga terdapat banyak sekali makanan maupun produk-produk dalam kota yang mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan masyarakat kota Rembang khususnya.
Salah satu contoh yang juga dikenal di Kota Rembang yaitu dengan adanya hasil laut diantaranya Rajungan , dan dari hasil laut tersebut terdapat limbah lemi yang dapat menghasilkan produk, yaitu Kerupuk. Mereka para istri-istri nelayan memanfaatkan hasil laut dari limbah lemi ini sebagai penghasilan tambahan.
Limbah lemi ini berasal dari industri pengupasan rajungan yang berada di pinggiran pantai kota Rembang. Salah satu limbah yang dihasilkan yaitu telur rajungan. Telur rajungan ini mempunyai banyak kandungan gizi yang belum dimanfaatkan sebelumnya, untuk diolah menjadi suatu produk yang dapat memenuhi gizi di masyarakat. Pada penelitian ini telur rajungan dapat diolah menjadi kerupuk yang diharapkan mampu memenuhi gizi dan sumber pendapatan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan melakukan teknik pembuatan kerupuk telur rajungan dengan perlakuan perbandingan tepung tapioka dan telur rajungan yang berbeda-beda, mengetahui kualitas kerupuk telur rajungan dengan uji subyektif (organoleptik dan hedonik) dan Uji kimiawi ( kadar air, protein, lemak, abu). Manfaat yang dihasilkan yaitu dapat memberikan informasi kandungan gizi kerupuk rajungan kepada masyarakat, Metode yang digunakan pembuatan kerupuk telur rajungan dengan 3 perlakuan perbandingan telur rajungan dengan tepung tapioka yang berbeda yaitu (TL I : 28% : 68%); (IL II : 48%: 48%); (TL III : 38% : 58%).
Dari kota Rembang inilah banyak terdapat kumpulan ibu-ibu yang membuat " Kerupuk " dari hasil limbah telor rajungan Rajungan yang banyak mengandung nilai gizi yang tinggi.

Tersedia dalam kemasan 200 gr @ 7.500 mentah, Hubungi ke nomor : 0877 4219 7758 ; 0857 1365 0110